Syarat dan Rukun Sholat Jenazah

Advertisement

Syarat dan Rukun Sholat Jenazah

Saturday, January 26, 2019

SHOLAT JENAZAH

A. SYARAT-SYARAT SHOLAT JENAZAH

Syarat-syarat sholat jenazah sama dengan syarat-syarat sholat wajib lainnya, kecuali masuk waktu dan syarat-syarat jama'ah bila sholat jenazah ini dilaksanakan secara berjama'ah dan ditambah syarat-syarat berikut ini:

  1. Jenazah terlebih dahulu disucikan (dimandikan).
  2. Jenazah sudah dibungkus dengan kain kafan.
  3. Apa saja yang menempel dengan tubuh jenazah juga harus suci. Bila pada badan jenazah, Kafan atau Bandoso yang mana jenazah terikat dengannya ada najisnya, maka ini tidak memenuhi syarat sholat jenazah.
  4. Jenazah harus berada didepan orang yang mensholatinya, jika sholat jenazah dikerjakan atas mayit Hadlir (walaupun mayit sudah berada diliyang kubur), namun jika dikerjakan atas mayit Ghoib, maka syarat ini tidak berlaku : Artinya posisi jenazah boleh berada dibelakang atau arah manapun orang yang mensholatinya. (I'anah, 2/131).
    Sholat Jenazah hukumnya fardhu kifayah.
B. RUKUN SHOLAT JENAZAH

Adapun Rukun sholat jenazah ada tujuh yaitu :
  1. Niat sebagaimana pada niat sholat fardhlu.
  2. Berdiri bagi yang mampu.
  3. Empat kali takbir termasuk takbirotulihrom.
  4. Membaca Al Fatikhah setelah takbir pertama (Takbirotulihrom).
  5. Membaca sholawat atas Nabi SAW, setelah takbir kedua.
  6. Mendoakan jenazah setelah takbir ketiga.
  7. Membaca salam setelah takbir keempat (Nihayatuzzain. 156-158)
C. POSISI IMAM DALAM SHOLAT JENAZAH

Dalam kitab syarwani bahwa Mu'dlomu badanil mayit (sebagian besar badan jenazah) laki-laki berada disebelah kanan imam/munfarid, maka posisi kepala jenazah berada disebelah selatan atau sebelah kiri imam dan imam berada diarah kepala jenazah laki-laki tersebut.